Detail Info

Travetine, Batu Alam Paling Estetis Untuk Melapisi Dinding dan Lantai


Meski sudah dikenal sejak zaman dulu, penggunaan travetine memang kurang begitu populer dibanding material bangunan lain terutama marmer. Padahal travetine sendiri merupakan salah satu jenis batu marmer dan sering digunakan untuk membuat lapisan dinding dan lantai di rumah-rumah mewah.

Penjelasan lengkap

Travertine berasal dari batuan kapur yang biasanya mudah ditemukan di area sekitar sumber air mineral khususnya air panas hingga gua atau bukit kapur. Batu alam ini terbentuk dari kalsium karbonat yang mengendap selama jutaan tahun. Proses tersebut membuat batu travetine tampak seperti berserat dengan variasi warna krem, putih dan cokelat.

Pada masa sekarang, material ini sering dipilih untuk menghadirkan kesan elegan dan indah dalam interior. Misalnya tangga, ruang keluarga, foyer dan sebagainya terutama elemen dinding dan lantai. Selain itu tidak sedikit pula penghuni rumah yang memilih travetine untuk mempercantik tampilan outdoor.

Kualitas dan pemakaian

Ciri paling utama yang dipunyai travetine dibanding batu alam lainnya adalah adanya guratan atau serat dan lubang-lubang di permukaannya. Lubang-lubang ini memiliki  ukuran yang berbeda-beda, tapi selalu menyebar secara merata. Makin sedikit lubang yang terdapat pada permukaan, menandakan jika kualitasnya juga semakin bagus.

Kemudian dalam pemakaiannya, ada yang lebih suka melengkapinya dengan finishing filled surface travertine. Tujuannya agar semua lubang pada permukaan tertutup dapat secara rapat. Meski demikian ada yang tertarik membiarkannya begitu saja dan hanya dihaluskan atau dipoles agar menghasilkan tampilan yang lebih mengkilap. Proses ini dinamakan unfilled surface travertine.

Tidak saja terlihat cantik dan alami saja, travetine juga terkenal dengan sifatnya yang sangat licin. Karena itu sebaiknya tidak digunakan untuk membuat lantai dapur dan kamar mandi.

Jenis-jenis batu travertine

Batu travertine selalu memiliki resin dan pigmen warna yang bervariasi. Variasi inilah yang membuat material tersebut bisa dibagi menjadi tiga golongan besar.

  1. Travertine noce

Travetine noce adalah batu travetine yang tampilannya terlihat klasik dan mempunyai warna lebih lembut. Selain itu pattern-nya selalu sejajar dan paling cocok dipilih oleh penghuni rumah yang ingin menghadirkan kesan alami.

  1. Travetino romano

Sama seperti noce, travetine romano juga mampu menghadirkan kesan alami namun warnanya cenderung lebih coklat. Lubang-lubang pada permukaannya biasanya punya ukuran lebih besar. Bagi sebagian orang, penampakan lubang ini justru dinilai sebagai media terbaik untuk menghadirkan suasana natural dalam ruang.

  1. Travertine onyx

Sesuai dengan penyebutannya, travertine onyx mempunyai motif yang polanya mirip dengan batu onyx. Tampilan motif tersebut terlihat abstrak dengan komposisi warna yang sangat beragam. Jika kualitasnya bagus, saat ada cahaya maka pancarannya bisa menembus hingga bagian dalam.

Antara batu marmer dan travertine memang memiliki perbandingan harga yang tidak terlalu jauh berbeda. Tapi jika ingin mendapat teknik perawatan yang lebih sederhana dan tidak terlalu ribet, travetine adalah pilihan terbaiknya.