Detail Info

Sebelum Menggunakan, Kenali Lebih Dulu Perbedaan Rotan Alami dan Rotan Sintetis


 

Sejak dulu rotan sudah sering digunakan untuk membuat perabot rumah seperti kursi, meja, lemari, dipan, rak dan sebagainya. Dalam perkembangannya, rotan makin sulit didapat dan harganya terus meningkat. Dari sini kemudian tercipta material lain yang dinamakan rotan sintetis. Karena yang satu diambil dari hutan sedangkan satunya lagi adalah hasil industri, terdapat beberapa perbedaan signifikan diantara keduanya.
1. Hasil anyaman
Setiap batang rotan alami memiliki ukuran diameter yang tidak sama. Ketika dianyam, kadangkala hasilnya terlihat kurang rapi bahkan seringkali meleset dari sambungan. Sedangkan rotan sintetis, selalu mempunyai ukuran yang sama dengan presisi yang sangat tepat. Sehingga hasil anyamannya selalu terlihat rapi dan tidak mudah meleset karena tidak ada sambungannya.
2. Bobot
Biasanya, perabot rumah yang dibuat dari rotan alami memiliki bobot yang lebih berat dibanding rotan sintetis. Kondisi ini membuat perabot dari rotan alami tersebut sulit dipindah dari satu tempat ke tempat yang lain. Jadi sangatlah wajar apabila saat ini makin banyak pemilik rumah atau hotel, resort, rumah makan dan sebagainya yang lebih senang memilih perabot dari rotan sintetis karena dianggap praktis dan mudah dipindah-pindah sesuai kebutuhan.
3. Sistem perawatan
Dibutuhkan teknik khusus untuk merawat perabot dari rotan alami dan kadangkala hal ini sering dianggap sebagai suatu pekerjaan yang sangat merepotkan. Sangat berbeda dengan rotan sintetis, dimana sistem perawatannya sangat mudah dan praktis. Masalah yang paling sering muncul hanya berupa kotoran debu yang akan kembali bersih setelah dilap menggunakan kain basah.
4. Daya tahan dan umur penggunaan
Resiko lain yang sering terjadi dari penggunaan rotan alami adalah kehadiran rayap. Jauh berbeda dengan rotan sintetis yang dijamin 100% bebas dari serangan rayap. Bukan itu saja, rotan sintetis juga sangat bersifat anti air dan lebih tahan terhadap perubahan cuaca maupun sinar matahari.
Jadi sangatlah wajar jika rotan sintetis bisa ditempatkan di ruang terbuka atau outdoor. Sedangkan perabot dari rotan alami, hanya dapat dipakai dalam ruang saja atau interior. Selain itu berdasarkan usia penggunaannya, rotan sintetis lebih awet dan tahan lama dibanding rotan alami.
Pilihan desain dan warna
Meski sama-sama bersifat elastis, rotan sintetis mempunyai tingkat elastisitas lebih tinggi sehingga mudah didesain sesuai selera dan keinginan. Demikian pula dengan warnanya, mempunyai variasi yang lebih banyak.
Dari penjelasan diatas dapat ditarik sebuah kesimpulan bahwa penggunaan rotan sintetis memiliki banyak kelebihan dibanding rotan alami. Meski demikian, rotan alami bersifat ramah lingkungan dan aman penggunaannya. Selain itu dilihat dari segi keindahan rotan alami sering dianggap punya nilai seni tinggi.
Selanjutnya apabila ingin menggunakan rotan sintetis harus dipastikan lebih dahulu bahwa perabot tersebut dibuat dari bahan polyethylene karena tidak mengandung racun. Jangan membeli perabot rotan sintetis dari bahan PVC atau polyvinyl chloride karena tidak baik untuk kesehatan.