Detail Info

Perhatian, Selain Memiliki Kelebihan Pondasi Tiang Pancang Juga Punya Kekurangan


Elemen yang paling berpengaruh terhadap kekuatan bangunan hunian adalah pondasi. Dari sekian banyak yang ada, pondasi tiang pancang sering dipilih dan biasanya dibuat dari bahan beton murni atau baja dan kayu. Pondasi ini mempunyai kelebihan, namun sebelum memilih harus memikirkan pula kelemahannya.

Kelebihan

Banyak yang senang memakai pondasi tiang pancang karena sangat kuat menahan beban, terutama yang dibuat dari material baja atau beton murni. Bahkan penggunaannya dipercaya bisa membuat bangunan rumah mempunyai usia lebih panjang dan awet. Penyebabnya adalah karena pondasi ini selalu diberi tutup tebal dari material lain, sehingga semakin terlindung dari air atau zat kimia yang sifatnya korosif.

Pada umumnya ketika membuat pondasi seringkali diawali dengan penggalian tanah karena proses pembuatannya dimulai dari bagian bawah kemudian menuju ke atas. Semakin banyak tanah yang digali, maka resiko terjadinya pergeseran permukaan tanah juga akan bertambah besar.

Namun jika menggunakan pondasi model tiang pancang, kegiatan penggalian tanah bisa dkurangi atau diminimalkan. Hal ini dikarenakan proses pemasangannya hanya ditanam memakai peralatan khusus agar bisa mencapai bagian paling bawah dari tanah. Dampaknya, resiko pergeseran tanah tidak terlalu besar.

Bahkan sebaliknya pondasi tiang pancang justru membuat material tanah yang ada di sekitarnya jadi semakin kuat dan padat. Karena penanamannya tidak membutuhkan galian tanah yang besar, bagian dalamnya akan saling terhimpit. Efek positif lain dari tindakan ini, peristiwa retak bangunan juga dapat dihindari.

Kekurangan

Sangat disayangkan, meski memiliki banyak kelebihan namun ternyata pondasi tiang pancang juga memiliki kelemahan atau kekurangan. Proses pembuatannya memerlukan waktu yang cukup lama dibanding pondasi dari jenis yang lain. Apalagi proses konstruksi dan pemadatannya harus lengkap dan rinci untuk mendapatkan pondasi yang kokoh dan kuat.

Sebenarnya proses pembuatan ini bisa dipersingkat dengan cara membeli dalam bentuk jadi. Tetapi resikonya, ukurannya kadangkala tidak sesuai dengan bangunan yang akan didirikan. Oleh karena itu sebaiknya dilakukan melalui sistem pemesanan menurut kebutuhan.

Karena pembuatannya cukup rumit dan butuh waktu lebih lupa sekaligus materialnya yang berasal dari beton atau baja murni, maka tidak mengherankan apabila harganya menjadi lebih mahal. Jadi saat menentukan pilihan harus menyediakan dana yang mencukupi. Tetapi pada sisi yang lain tidak boleh dilupakan, pengeluaran anggaran belanja ini sangat sebanding dengan mutu yang didapat.

Sementara itu perlu diketahui pula, dekking beton di tiang pancang memiliki bentuk tebal dan hal ini selalu membuat pondasi tersebut menjadi bertambah berat. Kondisi ini mengakibatkan adanya tumpukan beban yang semakin tinggi, sehingga hanya cocok dipakai pada bangunan rumah yang ukurannya besar saja. Rumah berukuran kecil tidak cocok menggunakan pondasi tiang pancang.

Semoga informasi di atas dapat dijadikan rekomendasi untuk memilih menggunakan pondasi tiang pancang atau jenis yang lain. Terutama terkait dengan kesediaan dana beserta ukuran rumah yang akan dibangun.