Your search results

Mengenal Jenis-jenis Batu Alam dan Fungsinya

Posted by admin on April 26, 2019
0

Fajar Group - Ilustrasi Mar-Mengenal Jenis-jenis Batu Alam dan Fungsinya

Batu alam seringkali dipakai sebagai material bangunan rumah, khususnya dalam tahap finishing. Alasan utamanya batu tersebut mampu menghadirkan nuansa alami dan natural. Apalagi batu alam terdiri dari beberapa jenis dan semuanya mempunyai nilai keunikan yang berbeda-beda.

  1. Batu marmer

Keistimewaan yang dipunyai oleh batu marmer adalah variasi polanya yang terdiri dari berbagai macam bentuk dan warna. Selain itu batu ini bersifat dingin, sehingga mampu menghadirkan kesan sejuk dalam ruangan. Bukan itu saja, batu marmer juga awet dan tidak mudah rusak atau tergores.

  1. Batu andesit

Batu alam berikutnya, batu andesit mudah sekali ditemukan di kawasan sekitar gunung berapi dan memiliki ciri khusus pada warnanya yang cenderung hitam atau abu-abu. Pori-porinya sangat rapat dan mudah dibersihkan ketika ada kotoran yang menempel. Motifnya hampir mirip dengan tekstur kayu, sehingga sangat bagus dijadikan dekorasi interior dan eksterior.

  1. Batu sabak atau batu kali

Oleh masyarakat, slate stone atau batu sabak lebih sering disebut dengan nama batu kali. Batu ini sering dipakai sebagai hiasan luar ruang atau eksterior seperti pagar, kolam ikan dan sebagainya. Selain itu banyak pula yang menggunakannya untuk membuat pondasi karena mempunyai daya kekuatan yang sangat prima. Apalagi harganya tergolong murah meski sulit dibentuk.

  1. Batu granit

Apabila sudah diasah hingga halu, batu granit akan semakin terlihat cantik saat digunakan sebagai dekorasi interior. Bentuknya yang berupa lembaran-lembaran besar dapat dipotong sesuai selera dan banyak yang mengaplikasikannya pada pembuatan lantai, dinding kamar mandi, dapur hingga anak tangga.

  1. Batu paras

Batu paras merupakan batu alam yang sangat mudah ditemukan di kawasan Yogyakarta dan Jawa Tengah. Biasanya batu ini memiliki warna krem dan putih, sangat indah dijadikan sebagai penutup dan dekorasi dinding. Sifatnya yang cenderung empuk menjadikan batu ini sangat mudah dibentuk dan diukir. Namun ketahanannya tidak terlalu kuat dan hanya cocok difungsikan sebagai elemen hiasan saja, bukan elemen penahan beban.

  1. Batu koral

Manfaat utama dari batu koral adalah untuk dijadikan taburan untuk menutup permukaan taman dan halaman. Warna maupun coraknya memiliki ragam yang cukup banyak, sehingga bisa dipilih sesuai selera. Bentuknya hampir mirip dengan batu kerikil tetapi sangat halus dan cenderung licin. Batu ini juga hanya cocok dipakai sebagai hiasan saja sebab kemampuannya dalam menahan beban sangat rendah.

  1. Batu mozaik

Berikutnya yang terakhir batu mozaik, selalu mempunyai keistimewaan tersendiri. Batu ini adalah campuran beberapa macam batu alam yang dijadikan satu menggunakan lem resin. Gagasan atau inspirasi penciptaannya bersumber dari mozaik keramik yang biasanya diaplikasikan pada dinding dapur dan kolam renang di era pertengahan.

Namun karena merupakan buatan manusia dan hanya memakai lem resin saja sebagai perekatnya, tentu saja kekuatannya kurang optimal. Meski demikian penampilannya terlihat sangat cantik dan paling tepat digunakan untuk membuat dekorasi ruang interior.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Compare Listings