Detail Info

Mengenal Dekat Atap Sirap dan Segala Kelebihannya


 

Atap selalu menjadi salah satu elemen terpenting di setiap rumah hunian. Fungsi utamanya adalah untuk melindungi penghuninya dari panas matahari dan cuaca dingin atau limpahan air hujan. Tapi selain itu atap juga sangat berperan untuk menambah nilai keindahan. Material yang dipakai untuk membuatnya terdiri dari beberapa jenis dan salah satunya dinamakan atap sirap.

Penjelasan singkat tentang atap sirap

Atap sirap adalah hasil dari variasi atap kayu. Materialnya utama pembuatannya berupa kayu jati dan kayu ulin karena mempunyai daya tahan yang lebih kuat terhadap perubahan cuaca. Selain itu, kedua jenis kayu tersebut bebas dari serangan rayap dan tidak mudah keropos.

Biasanya kayu sirap ini lebih sering digunakan pada bangunan-bangunan tertentu misalnya istana raja, museum dan sebagainya. Meski demikian, jika ada yang berniat mengaplikasinya pada rumah hunian, hal ini juga merupakan sebuah pilihan yang sangat tepat karena atap ini memiliki banyak kelebihan.

Kelebihan atap sirap

Karena menggunakan material utama dari kayu, atap sirap mempunyai kemampuan tinggi dalam menyerap hawa panas baik karena pengaruh cuaca atau pancaran sinar matahari. Penghuni rumah dijamin akan merasakan kesejukan yang maksimal saat berada dalam ruangan. Bahkan pemakaian mesin pendingin udara atau AC tidak dibutuhkan lagi.

Selain itu dibandingkan material pembuatan lainnya, atap sirap yang dibuat dari kayu jati dan kayu ulin memiliki bobot yang lebih ringan. Melalui bobotnya yang ringan tersebut, sistem pemasangan atau instalasinya jadi mudah dikerjakan dan tidak membutuhkan waktu yang terlalu lama. Efeknya, anggaran untuk membayar tukang bisa dihemat.

Kemudian bagi mereka yang ingin menonjolkan nuansa artistik dan etnik pada rumah huniannya, penggunaan atap sirap merupakan sebuah keputusan yang sangat tepat. Atap ini berupa lembaran kayu dan pada bagian ujungnya dibuat dalam bentuk lancip. Warna pilihannya terdiri dari coklat tua, hitam, abu-abu tua hingga merah tua kekuningan. Semuanya penuh nuansa alami.

Sejak dulu kayu ulin dan kayu jati sudah sangat terkenal dengan keawetannya. Oleh sebab itu tidak usah heran jika atap sirap mampu bertahan hingga puluhan tahun tanpa ada kerusakan sama sekali. Bahkan jika berhasil memperoleh atap sirap dengan material bermutu terbaik, usia penggunaannya bisa mencapai ratusan tahun.

Satu hal lagi yang lebih penting makin tua usia dari atap sirap tersebut, maka penampilannya justru akan terlihat makin indah dan artistik. Bahkan saat dibanding dengan atap dari material alami lain seperti atai tanah liat, penampakannya jauh lebih anggun dan jauh lebih kuat nilai etniknya. Karena itu sangatlah wajar jika harga atap ini lebih mahal.

Di sisi yang lain, ada masalah sangat penting yang harus selalu mendapat perhatian saat memasang atap sirap. Derajat kemiringannya harus diperhitungan dengan cermat agar tidak terjadi kebocoran yang bisa membuat atap ini jadi mudah rusak. Jika perlu gunakan jasa tukang khusus agar terhindar dari kesalahan.