Detail Info

Lakukan Langkah Jitu Ini Untuk Menghindari Resiko Rembes dan Bocor di Rumah


 

Tidak lama lagi akan datang musim hujan, sehingga dibutuhkan beberapa persiapan khusus agar terhindar dari resiko rembes dan bocor di rumah ketika hujan sedang turun. Tujuannya tidak lain agar suasana hunian tetap terasa nyaman dan tidak menimbulkan gangguan ketika ingin melakukan berbagai macam kegiatan.

Memperbaiki kerusakan atap

Sebagai langkah pertama, periksa bagian atap dan pastikan tidak ada elemen yang rusak atau lapuk yang bisa mengakibatkan timbulnya rembes atau kebocoran. Kerusakan ini biasanya terjadi karena faktor usia atau terkena hembusan angin kencang di musim panas. Selain itu panas sinar matahari juga sering membuat kayu atap lapuk dan genteng pecah.

Plafon

Tidak hanya atap dan genteng saja, elemen lainnya yaitu plafon juga mudah lapuk bahkan lembab. Selain menjadi penyebab rembes dan kebocoran, plafon yang lembab juga dapat membuat kualitas udara menjadi tidak sehat. Segera perbaiki atau diganti dengan yang baru apabila ada bagian yang rusak.

Kemiringan atap

Meski sebelumnya dibuat sekokoh mungkin, namun kemiringan atap terutama yang terbuat dari material kayu bisa mengalami perubahan. Kondisi ini disebabkan karena sifat kayu yang kurang kuat dalam menghadapi perubahan cuaca. Tingkat kemiringan atap paling pas untuk rumah hunian adalah antara 25 hingga 40 derajat. Jika kemiringannya tidak pas, resiko rembes dan bocor menjadi lebih besar.

Penggunaan talang

Resiko rembes atau bocor dapat dikurangi melalui penggunaan talang. Pasang elemen tersebut di pinggiran atap dan ukurannya disesuaikan dengan volume atau debit air yang mengalir. Perhatikan secara lebih cermat dan teliti pada setiap sambungannya, karena bagian inilah yang paling sering mengalami kerusakan dan mengakibatkan munculnya kebocoran dan rembesan air saat hujan.

Menggunakan lapisan anti bocor

Langkah terbaik selanjuttnya yang perlu dilaksanakan untuk menghindari resiko rembes atau bocor adalah memakai lapisan anti bocor pada atap, genteng, talang dan saluran air. Pilih yang mutunya benar-benar terbaik dan dapat digunakan dalam jangka panjang. Selain itu sesuaikan juga dengan tipe atau jenis elemen yang akan diberi lapisan tersebut agar fungsinya bisa berjalan secara lebih optimal.

Memangkas ranting pohon

Tanaman yang tumbuh di halaman rumah, terutama yang mempunyai ketinggian lebih dari 4 meter sering memunculkan kotoran berupa daun rontok di atas atap. Jika dibiarkan, lama kelamaan daun kering tersebut dapat membuat saluran air atau plafon pada atap mengalami sumbatan dan resiko rembes atau bocor. Untuk mengindarinya, pangkas ranting pohon tersebut agar daunnya tidak jatuh ke atas atap.

Sistem sirkulasi udara

Untuk langkah terakhir, periksa sistem sirkulasi udara pada setiap ruang. Jika terasa lembab, dapat diberi tambahan ventilasi. Ruang yang terlalu lembab sering membuat kerangka atap ikut menjadi lembab dan mengakibatkan terjadinya pelapukan di bagian kerangka. Setelah itu muncul dampak lain, atap mudah rembes dan bocor.