Detail Info

Inilah Cara Terbaik Menjaga Kebersihan Saluran Air


Bagian bangunan rumah yang biasanya kurang diperhatikan kebersihannya oleh penghuni adalah saluran air. Padahal jika sudah kotor, nyamuk akan mudah bersarang. Kemudian apabila terlanjur mampat, seringkali memunculkan dampak berupa banjir. Jadi mulai dari sekarang, elemen tersebut harus selalu dijaga agar tidak menimbulkan kerugian.

Menggunakan tutup jeruji besi

Sebagai langkah awal, jangan pernah sekalipun membuang sampah di saluran air. Bahkan jika ada kotoran yang masuk harus diambil dan dibuang ke tempat sampah. Kemudian untuk menjaga agar tidak ada kotoran lagi yang masuk, saluran air tersebut harus ditutup dengan jeruji besi.

Sebagaimana diketahui, selama ini masyarakat Indonesia memang banyak yang belum mempunyai kedisiplinan tinggi dalam membuang sampah. Banyak yang menggunakan saluran air sebagai area pembuangan sampah. Jadi untuk berjaga-jagar agar tidak ada orang yang buang sampai di tempat tersebut, jeruji besi bisa dijadikan sebagai alat perlindungan.

Menghilangkan limbah kimia

Ada beberapa jenis kegiatan rumah tangga yang sering memunculkan limbah kimia. Terutama saat mencuci baju dengan sabun deterjen, zat pemutih dan sebagainya. Meski limbahnya berbentuk cair namun kandungan kimia yang terdapat didalamnya bisa berpengaruh terhadap ekosistem di saluran air.

Alangkah baiknya jika air bekas cucian tersebut dinetralkan lebih dulu sebelum dibuang ke dalam saluran. Jika hal ini dianggap merepotkan, penggunaan sabun deterjen bisa diganti dengan sabun cuci lain yang sifatnya ramah lingkungan. Apalagi jika saluran air di rumah mengalir langsung ke sungai.

Rutin dan rajin dibersihkan

Meski sudah diberi jeruji besi, tapi bukan berarti saluran air bisa terbesas dari pencemaran sampah. Memang sudah tidak ada orang yang bisa membuang sampah ke tempat tersebut, namun tetap saja ada kotoran yang dapat masuk melalui sela-sela jeruji besi.

Jadi bagaimanapun juga, penghuni rumah harus tetap rutin dan rajin membersihkannya. Terlebih lagi jika saluran air tersebut terletak tidak jauh dari pepohonan. Pasti banyak daun dan ranting kecil yang bisa masuk kedalamnya. Setidaknya setiap 2 hingga 3 bulan sekali pembersihan harus selalu dilakukan.

Mengalirkan air hujan ke tempat berpori

Ketika musim hujan tiba, biasanya air yang turun pada atap akan langsung ditampung dalam talang air. Oleh sebagian masyarakat, air hujan dari talang ini akan langsung dialirkan ke saluran air. Hal ini sama sekali tidak dibenarkan. Apalagi jika saluran airnya hanya berukuran kecil saja, pasti tidak memiliki daya tampung air yang banyak.

Langkah terbaiknya adalah, air hujan dari talang disalurkan ke tempat lain yang berpori misalnya halaman, taman atau jalan depan rumah yang dilapisi dengan paving block (bukan aspal). Tujuan dari metode ini adalah, agar air bisa meresap ke dalam tanah dan tidak memunculkan genangan.

Itulah beberapa langkah terpenting yang harus dilakukan penghuni rumah untuk menjaga sekaligus merawat kebersihan saluran air. Jika perlu ajak semua tetangga untuk melakukan hal yang sama.