Detail Info

Sebelum Menggunakan, Kenali Lebih Dulu Karakteristik Batu Kali Untuk Pondasi


Batu kali merupakan salah satu material bangunan paling populer dan seringkali digunakan untuk membuat pondasi. Tapi sebelum memanfaatkan ada baiknya mengenal lebih dulu karakteristiknya. Apalagi mengingat bahwa tidak semua jenis tanah dapat dipasangi dengan pondasi dari bahan batu kali.

Kelebihan

Batu kali punya kemampuan tinggi untuk meminimalkan resiko kebocoran. Selain itu lingkungan rumah akan menjadi lebih sehat karena tidak mudah terkena semburan gas, jamur dan aliran deras air atau bencana banjir. Material ini terkenal sangat kuat dan kokoh menahan luapan air

Bentuknya sangat sederhana sehingga mudah dikerjakan. Hal ini tentu saja berdampak pada biaya yang harus dikeluarkan untuk membayar upah tukang. Apalagi waktu pengerjaannya juga singkat dibanding jenis pondasi lainnya dan peralatan yang dibutuhkan terbilang sederhana.

Kelebihan berikutnya kuat menahan bebas dan tepat digunakan untuk mendirikan bangunan rumah yang terdiri dari dari dua atau tiga lantai. Tingkat keawetannya juga bisa dihandalkan bahkan dapat bertahan hingga puluhan atau ratusan tahun.

Bukan itu saja, ketika dipakai untuk membuat pondasi batu kali lebih kuat menahan resiko gempa atau goncangan. Apalagi jika teknik pemasangannya menggunakan metode bore pile atau strauss pile. Ketahanannya dalam menahan goncangan atau getaran yang muncul dari dalam tanah makin bertambah sempurna.

Sabagai bahan untuk membuat pondasi bangunan, batu kali sangat mudah dijumpai dengan harga terjangkau. Demikian pula dengan material lain yang dibutuhkan seperti pasir dan semen juga bisa dibeli dengan harga ekonomis sehingga tidak akan memberatkan beban pengeluaran belanja.

Satu hal lagi yang sangat menguntungkan, material batu kali bersifat sangat fleksibel. Ukurannya bisa disesuaikan dengan ukuran bangunan. Dampak positif dari kondisi ini, pondasi akan memiliki daya topang yang lebih optimal bahkan bisa meminimalkan resiko ketiadakuratan terhadap bentuk bangunan.

Kondisi tanah paling cocok untuk membuat pondasi batu kali

Akan tetapi meski mempunyai banyak kelebihan dan keunggulan, batu kali tidak dapat digunakan untuk membuat pondasi bangunan di sembarang tempat dan area. Material ini hanya cocok dipakai di area dan daerah dengan kondisi tanah stabil.

Meski hanya sedikit saja, tetapi ketika ada pergeseran tanah dan desakan dari akar tanaman, sering menimbulkan masalah yang cukup serius. Misalnya retak-retak pada struktur dinding dan tingkat kekuatannya dalam menahan beban akan berkurang.

Karena itu lakukan pengecekan lebih dulu sebelum memutuskan memakai batu kali untuk material pembuatan pondasi bangunan. Jika kondisi tanah kurang stabil dan mudah mengalami pergeseran, sangat disarankan untuk membuat pondasi dengan teknik dan material lain. Apalagi jika memiliki kandungan tanah liat atau lumpur yang cukup tinggi.

Semoga informasi di atas dapat menambah pengetahuan sekaligus membantu membuat keputusan memilih pondasi terbaik untuk rumah hunian. Jika kurang memahami, sebaiknya dikonsultasikan pada ahlinya, terutama arsitektur bangunan. Mereka pasti bersedia membantu dan mengasih saran terbaik sehingga tidak menimbulkan kerugian.