Detail Info

Makna Gaya Split Level Untuk Hunian Beserta Kelebihan dan Kekurangannya


Dibanding lainnya, hunian bergaya split level memiliki beberapa ciri khas yang lebih spesifik. Gaya ini diartikan sebagai suatu konsep bangunan dengan ukuran ketinggian setengah dari ketinggian rumah biasa. Sehingga tangga yang digunakan hanya berupa tangga pendek untuk penghubung antar lantai.

Bisa pula dikatakan, split level adalah rumah yang seakan-akan terdiri dari dua lantai tapi sebenarnya hanya mempunyai satu lantai saja. Dalam penerapannya, gaya desain ini memiliki beberapa kelebihan namun sekaligus juga kekurangan.

Kelebihan

Meski ukurannya kecil saja, rumah yang dibangun dengan gaya split level bisa terlihat lebih besar dan luas. Penyebabnya antara lain keberadaan langit-langit yang biasanya dibuat tinggi dan tidak adanya sekat masif. Sehingga ruang-ruangnya bersifat terbuka dan lapang.

Kemudian karena tampilannya yang terlihat luas dan tidak ada sekat, tercipta suasana yang begitu homey dan akrab. Terlebih lagi masing-masing anggota keluarga menjadi semakin mudah berkomunikasi.

Pada umumnya rumah hunian dibuat dengan konsep lantai bawah untuk bersosialisasi dan lantai atas untuk keperluan pribadi. Selain itu setiap lantai selalu dibuat datar saja. Sedangkan gaya split level, mempunyai karakter yang lebih unik dan kesannya tidak terlalu monoton.

Tujuan utama dari penerapan gaya split level adalah untuk memberi tambahan ruang pada lahan sempit. Di tengah antara lantai satu dan dua, terdapat split level yang dapat digunakan sebagai ruang tambahan untuk bersantai Tapi selain itu juga sering dipakai untuk memisah fungsi-fungsi antar ruang.

Sebagaimana diketahui, lahan yang dijadikan perumahan kondisinya tidak selalu rata. Apalagi jika berada di daerah pegunungan, tentu banyak yang berkontur. Sehubungan dengan situasi seperti ini, split level jadi konsep desain yang sangat direkomendasikan karena mudah diaplikasikan.

Kelebihan berikutnya, konsepnya yang bersifat lebih terbuka menjadikan gaya desain ini memiliki sistem sirkulasi udara dan cahaya alami yang lebih baik. Konsumsi daya listrik dapat diminimalkan sehingga anggaran untuk kebutuhan ini juga bisa dihemat.

Kekurangan

Salah satu kekurangan utama desain split level adalah pengerjaan konstruksinya yang rumit. Jika yang mengerjakan bukan merupakan ahlinya, kemungkinan besar hasilnya akan jauh dari harapan.

Bangunan yang seharusnya terlihat luas justru tampak sempit dan kecil. Biasanya hal ini terjadi karena ada kesalahan pada pembagian ukuran tinggi lantai.

Selain itu jika memiliki anggota keluarga yang usianya sudah beranjak tua, split level tidak cocok bagi mereka. Penyebabnya, gaya ini menggunakan banyak tangga sebagai sarana mobilitas.

Masih terkait dengan tangga, kecelakaan memang dapat terjadi kapan saja dan dimana saja. Tapi ketika berada di rumah hunian, tangga merupakan elemen yang sering jadi penyebab adanya kecelakaan, baik itu jatuh atau terpeleset.

Untuk itu, sebaiknya setiap tangga yang dipasang dalam rumah gaya split level harus selalu dilengkapi dengan pegangan tangan pada kedua sisinya. Demikian pula dengan materialnya, tidak boleh licin dan ukurannya dibuat sesuai standar keamanan.